17 PNS Bontang Dilantik, Walikota: Jangan Persulit Naik Jabatan!

Pemkot Bontang - Nur Aisyah
19 Februari 2018
17 PNS Bontang Dilantik, Walikota: Jangan Persulit Naik Jabatan! Ke-17 PNS di lingkungan Pemkot Bontang diambil sumpahnya oleh Walikota Bontang Neni Moerniaeni, di Pendopo Jalan Awang Long, Senin (19/2/18) pagi ini. (FANNY/KLIKBONTANG)

KLIKBONTANG.COM - Walikota Bontang Neni Moerniaeni melantik 17 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, Kalimantan Timur sebagai pejabat fungsional di Pendopo Jalan Awang Long, Senin (19/2/18) pagi ini.

Ke-17 aparatur tersebut mendapatkan kenaikan jabatan yang tersebar di Satuan Polisi Pamong Praja (Satop PP), Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan (P3) Kota Bontang, RSUD Taman Husada, dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bontang.

Rinciannya, sebanyak 12 aparatur bertugas di Satuan Polisi Pamong Praja (Satop PP), yakni Abdul Siahaan, Sujono, Herman, Suroto, Purnomo, Asmuran, Mukhtar, Muhammad Rusli, Ishak, Syarbini, Arman, Basri yang menempati jabatan sebagai Polisi Pamong Praja Pelaksana.

Kemudian Rinda Febriany menjabat sebagai Pengawas Lingkungan Hidup Pertama di Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Sri Nur Wahyuni sebagai Pengendali Dampak Lingkungan DLH.

Evi Mardianty yang bertugas di RSUD Taman Husada Bontang, naik jabatan menjadi Asisten Apoteker Pelaksana, Deni Sanjaya dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menjabat Pranata Komputer Pelaksana, terakhir Khaerati menempati jabatan sebagai Penata Ruang Ahli Pertama di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota.

Pengambilan sumpah dan pelantikan itu dihadiri Wakil Walikota Bontang Basri Rase, Wakil Ketua DPRD Bontang Faisal, Kepala Disdukcapil Kota Bontang Yuliatinur, Plt Sekretaris Daerah Artahnan.

\"\"

Dalam sambutannya, Walikota Neni meminta agar ke-17 pejabat tersebut melaksanakan tugasnya sesuai dengan tugas pokok dan fungsi di unit kerja masing-masing.

\"Jadilan PNS sesuai dengan apa yang ditelah diucapkan dalam sumpah dan fakta integritasnya,\" ucapnya.

Ia juga mengimbau agar Badan Kepegawaian Daerah (BKD) tidak mempersulit seluruh pegawai yang bertugas di Kota Taman agar bisa menduduki jabatan lebih tinggi.

\"Kalau mau cepat naik jabatan kan harus nambah kredit poin, nah itu saya minta BKD jangan dipersulit semua PNS untuk naik jabatan,\" tandasnya. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR