65 Parade BCC Rajut Budaya Nusantara

Pemkot Bontang - Irwan B
27 Oktober 2019
65 Parade BCC Rajut Budaya Nusantara Wali kota Bontang, Neni Moerniaeni,saat menghadirkan Bontang City Carnaval.
KLIKBONTANG.com -- Acara puncak hari jadi kota Bontang ke- 20 Tahun digelar dengan menampilkan Bontang City Carnaval (BCC) pada Sabtu (26/10/2019).  Kali ini mengangkat tema \'Amazing Khatulistiwa, Bontang Jago Merajut Budaya Nusantara\".
 
Kegiatan yang digelar untuk menghibur warga kota Taman ini diwarnai dengan hujan gerimis, namun para penonton tak beranjak sedikitpun. Mereka rela kehujanan hanya untuk menyaksikan pagelaran setahun sekali itu.
 
Defile dilakukan oleh para peserta yang terdiri dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah(OPD) di lingkup Pemkot Bontang, gabungan dari etnis, Ormas dan perusahaanpun tampak menghiasi jalan arteri. Rute yang dilewati peserta karnawal adalah dimulai di titik start Jalan Awang long, dan finish di Jalan Parikesit dengan berjalan kaki.
 
Wali kota Neni Moerniaeni dan para tamu undangan lainnya yang berada di depan panggung kehormatan, memberi salam kepada setiap peserta defile yang mampir memperagakan perfomance mereka, dengan beragam atraksi, tarian dan busana yang unik.
 
\"Bontang Dibangun dari perbedaan, namun perbedaan menjadikan kita satu\" ujar Bunda Neni sapaan akrabnya. Ia mengajak seluruh lapisan  masyarakat untuk bekerja sama mewujudkan Bontang juara, aktif, global, dan optimis (JAGO).
 
“Ayo sama-sama jaga Bontang,” katanya.
 
Pada momen HUT ke-20 Kota Bontang ini, ia  berharap seluruh masyarakat dapat memberikan rasa aman, tertib, nyaman dan berkesan yang merupakan sapta pariwisata agar kunjungan wisata ke Bontang terus meningkat.
 
“Saya yakin warga Bontang cinta perdamaian dan ramah-ramah. Itulah mengapa wisatawan suka ke Bontang,” ujarnya.
 
Dengan dilangsungkannya BCC ini sebagai simbol kegiatan multi budaya dan multi etnis di kota Taman. \"Insya Allah Bontang akan selalu berkomitmen untuk menjunjung tinggi toleransi dan harmoni sehingga Kota Bontang tetap kondusif, aman dan damai,\" tandasnya.
 
BCC kali ini juga tampak berbeda dengan tahun sebelumnya yang menggunakan parade kendaraan hias, Namun tahun ini tidak dilakukan dengan pertimbangan minimnya anggaran. Namun dengan keterbatasan anggaran tak menyurutkan puncak acara BCC ini digelar. Selain dengan minimnya anggaran, pertimbangan lain yang membuat panitia meniadakan parade mobil hias karena BCC tahun ini dihelat pagi hari.
 
Adapun alasan BCC digelar pagi, lantaran panitia tak ingin gelaran budaya kebanggan warga Bontang ini terkesan monoton. Pihaknya ingin BCC bisa digelar kapanpun baik pagi, siang, atau malam.
 
\"Biar enggak monoton, mbak. Makanya dilaksanakan pagi. Mungkin tahun depan bisa malam lagi kan,\" kata salah satu panitia.
 
BCC 2019 ini dihadiri mantan Wali Kota Andi Sofyan Hasdam, kepala OPD, anggota DPRD Bontang, Kapolres Bontang, Dandim 0908 Bontang, dan perwakilan perusahaan. (Adv)
TINGGALKAN KOMENTAR