760 Warga Binaan Lapas Terima Remisi

Pemkot Bontang - Fitri Wahyuningsih
16 Agustus 2019
760 Warga Binaan Lapas Terima Remisi Walikota Bontang, Neni Moernaeni, dan FKPD Kota Bontang berfoto bersama perwakilan penerima remisi dalam rangka peringatan HUT RI ke- 74 (Herman/Humas Bontang)
KLIKBONTANG -- Dalam rangka memperingati HUT Republik Indonesia (RI) ke-74, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bontang memberikan remisi kepada 760 warga binaan pemasyarakatan (WBP).
 
Pemberian remisi ini dirangkai melalui prosesi upacara yang dipusatkan di lapangan Lapas Bontang. Terletak di Jalan Prestasi, Kelurahan  Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan, Jumat (16/8/2019) pagi.
 
Petugas Lapas Bontang, Heri Susanto bertindak sebagai komandan upacara. Sementara Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni bertindak sebagai inspektur upacara.
 
Upacara itu diikuti ribuan warga binaan Lapas Bontang. Serta perwailan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Bontang.
 
Di hari spesial itu, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni membacakan amanat Menteri Hukum dan Ham RI, Yassona Laily.
 
Ringkasnya ia menuturkan. Pemberian remisi merupakan bentuk penghargaan negara kepada warga binaan yang benar-benar ingin memperbaiki diri. Yang mana itu dibuktikan dengan perbaikian kualitas diri dan menunujukkan sifat kooperatif kepada petugas (Lapas Bontang).
 
Pemberian remisi juga menjadi bukti bahwa negara tidak pernah lalai dalam memenuhi hak warga negaranya, termasuk hak untuk menghirup udara bebas dengan segera.
 
Lepas seremoni pemeberian remisi rampung. Seluruh hadirin kemudian dihibur dengan aksi panggung yang dibawakan warga binaan Lapas Bontang.
 
Hiburan pertama berupa tarian tradisional kutai dibawakan dengan angggun oleh warga binaan perempuan Lapas Bontang.
 
Selanjutnya, hadirin masih disuguhi hiburan lain. Kali ini tarian kolosal yang dibawakan puluhan warga binaan perempuan dan laki-laki Lapas Bontang.
 
Tarian kolosal ini dibawakan secara \"keroyokan\" sebagai gambaran bahwa semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat Indonesia adalah sebuah kebanggaan. Sementara satu-satunya wardrobe yang digunakan, yakni caping, menyimbolkan suburnya tanah Indonesia. Dan itu menjadi anugrah dan mesti dimafaatkan demi kemaslahatan hidup seluruh warga negara. 
 
Ternyata, hiburan tak kunjung surut. Masih ada lainnya perlu ditunjukkan kepada dunia: teaterikal. Teater ini dibawakan sekitar 10 orang narapidana perempuan dan laki-laki. Dengan mengusung tema \"bendera setengah tiang\". Ringkasnya, teaterikal ini menunjukkan bagaimana warga negara (Indonesia) yang bersetia kepada negara, kendati balasan negara kepada warganya mungkin tak sepadan.
 
Seluruh hiburan ditampilkan, ternyata Wali Kota Neni begitu terkesan. Sontak ia bangkit dari kursinya, menuju podium. Lantas meraih microphone, dan berujar \"sebagai penghargaan bunda (Sapaan akrabnya), yang tampil hari ini juga harus tampil di perayaan HUT RI di Stadion Taman Prestasi,\" ujarnya bersemangat, yang langsung disambut gemuruh seluruh hadirin.
 
Usai upacara pemberian remisi. Kalapas Heru Yuswanto menuturkan dirinya tak menyangka Wali Kota Neni bakal demikian terkesan dengan warga binaannya.
 
\"Saya enggak nyangka kalau beliau demikian terkesan. Kaget juga,\" ungkapnya.
 
Kemudian disinggung perihal \"pecahnya\" seluruh hiburan yang ditampilkan warga binaan. Kalapas Heru mengaku merupakan buah dari kerja sama yang baik antara Lapas Bontang dan seluruh warga binaan.
 
TINGGALKAN KOMENTAR