55 Pelanggaran Ringan Ditemukan saat Pencoblosan

Pilkada 2020 - Ichwal Setiawan
28 Juni 2018
55 Pelanggaran Ringan Ditemukan saat Pencoblosan Nasrullah Komisioner Panwaslu Bontang.

KLIKBONTANG.COM - Panwaslu Kota Bontang mencatat adanya pelanggaran ringan yang terjadi selama proses pemungutan suara Rabu (27/6/2018) kemarin. Dari data Panwaslu sebanyak 55 dugaan pelanggaran ringan yang terjadi saat hari pemungutan di Kota Bontang, Kalimantan Timur.

Salah satu pelanggaran yang mendominasi yakni, Petugas KPPS menyambangi rumah pemilih karena sakit. Untuk kasus ini Panwaslu mencatat ada 28 kasus serupa yang terjadi.

“Kita ada temukan dugaan pelanggaran ringan yang terjadi saat hari pemungutan suara kemarin,” ujar Nasrullah Komisioner Panwaslu Bontang saat dikonfirmasi wartawan.

Selain pelanggaran tersebut. Tim di lapangan juga menemui adanya pemilih yang menggunakan hak pilihnya namun tak mengisi daftar hadir (C7) di TPS. Kasus ini terjadi di sejumlah TPS, diantaranya Kelurahan Belimbing di TPS 7, 17, 03, 07,08 dan 18.

Pelanggaran lainya, seperti kesalahan perhitungan surat suara saat diterima dan saat perhitungan. Misalnya TPS 3 di Kelurahan Telihan. Tim pengawas mendapati perbedaan jumlah surat suara, diawal surat suara dihitung sebanyak 514 namun saat suara dihitung di akhir berubah menjadi 515 suara.

“Pelanggaran ini kita sudah rekap. Ke depan akan kita teliti mendalam,” katanya.

Dikonfirmasi terpisah, komisioner KPU Ifa mengatakan pemilih yang sakit diperbolehkan untuk mencoblos di kediamannya. Aturan yang terbaru melegalkan untuk hal ini. Tentunya dengan pengawalan oleh Tim Pengawas TPS, Linmas serta saksi-saksi.

Sementara untuk pemilih yang tak mengisi daftar hadir dan perbedaan surat suara. Disebutkan, ini merupakan human error. Pihaknya mengatakan kesalahan yang terjadi mungkin disebabkan kurang teliti petugas saat menghitung surat suara.

Pun begitu, dirinya mengaku pelanggaran yang terjadi  tak masuk dalam jenis pelanggaran fatal. Untuk itu, pihaknya sementara ini masih mempelajari hal ini nantinya bakal disampaikan saat sidang pleno pada Sabtu (30/6/2018) mendatang. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR