Agus Mantapkan Langkah sebagai Bakal Calon Wawali Dampingi Neni Moerniaeni

Pilkada 2020 - Syafril D
08 Januari 2020
Agus Mantapkan Langkah sebagai Bakal Calon Wawali Dampingi Neni Moerniaeni Agus Haris beserta pengurus DPD II Golkar Bontang mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon. Wakil walikota Rabu (8/1/2020)

KLIKBONTANG.com -- Ketua DPC Gerinda Bontang Agus Haris memantapkan langkahnya maju dalam pertarungan politik tahun ini.

Didampingi sekretaris dan beberapa pengurus Gerindra Bontang, Agus Haris mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon Wakil Wali Kota Bontang usungan partai Golkar.

Sebelumnya, dia telah melakukan hal yang sama di partai PKS dan sempat mengungkapkan argumen  untuk membuat poros baru pada Pilkada nantinya.

Namun, keputusannya untuk ikut bersaing mendampingi calon petahana Neni Moerniani dikarenakan dia menilai wali kota yang sedang menjabat tersebut sukses memimpin Bontang selama periode ini.

\"Wali Kota saat ini merupakan salah satu aset berharga bangsa ini, di bawah kepemimpinannya Bontang menjadi kota yang lebih maju,\" ujar Agus Haris usai mengembalikan formulir di Kantor DPD II Golkar, Jalan Pattimura, Kelurahan Api-Api, Bontang Utara, Rabu (08/1/2020) siang.

Lebih lanjut lagi dia mengatakan mengatakan berdasarkan arahan dari DPW Gerindra Kalimantan Timur, dirinya diwajibkan untuk maju dalam Pilkada. Meskipun nantinya tidak dipilih Golkar untuk mendampingi Neni, dia tetap akan maju sebagai kandidat dalam Pilkada.

\"Saya yakin 99 persen akan dipilih, kalaupun nanti tidak sesuai harapan saya akan tetap maju sebagai kandidat,\" ujarnya

Sementara itu Ketua Harian DPD II Golkar Bontang M Arham mengatakan dari sembilan orang yang mengambil formulir, terdapat satu orang yang tidak bersedia  mengembalikan formulir.  Orang tersebut yakni Kaharuddin Jafar yang merupakan kader internal Golkar.

\"Ada satu orang yang mundur yakni Kaharuddin Jafar, delapan orang dikonfimasi siap mengembalikan dan empat diantaranya sudah melakukan hal tersebut yakni Muhammad Aswar, Irfan, Rustam dan Agus Haris,\" ujar Arham

Lebih lanjut lagi dia menjelaskan untuk menambah elektabilitas Neni Moerniaeni, sosialisasi yang dilakukan oleh semua bakal calon akan dimulai pada 15 Januari 2020 mendatang.

Proses tersebut akan dilakukan selama 15 hari. Adapun mekanismenya yakni  setiap kandidat diwajibkan sosialisasi minimal delapan kelurahan yang dimulai dari kelurahan domisili masing-masing kandidat.  
 
Hal tersebut diyakini akan lebih mendongkrak popularitas Neni Moerniaeni, hal ini sesuai dengan hasil survei LSI yang mencapai 39,39 persen.  

\"Dengan sosialisasi itu saya menargetkan popularitas petahana akan mencapai 50 persen plus satu,\" pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR