Geliat Pelaku UMKM di Kota Bontang yang Terus Tumbuh

UMKM - Fitri
03 September 2019
 Geliat Pelaku UMKM di Kota Bontang yang Terus Tumbuh Kepala Dinas (Kadis) Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskop-UKMP) Bontang, Asdar Ibrahim. (Foto: Fitri/KlikBontang)

KLIKBONTANG -- Selama ini Bontang cukup akrab dikenal publik sebagai kota industri. Sejatinya ini tak mengherankan. Mengingat kota yang terletak 135 kilometer dari ibukota provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) ini \"dibentengi\" dua korporasi raksasa bergerak dalam dua bidang berbeda.

Di selatan ada perusahaan pengolahan gas alam cair terbesar di Indonesia. Di utara terdapat produsen pupuk terbesar di Indonesia.

Sementara sebagian sisi barat dan selatan kota berjuluk \"Taman\" ini bersinggungan dengan perusahaan tambang emas hitam, alias batu bara. Singkat kata, predikat kota industri sedikit banyak memang laik disandang Bontang.

Namun siapa sangka, dibalik kemegahan korporasi tersebut, tak membuat semangat warga kota menjadi wirausaha padam. Ini terbukti, dari data Dinas Perindustrian dan Koperasi (Disperindakop) Bontang per Juli 2019, sebanyak 20.972 orang tercaatat sebagai pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
 
\"Alhamdulillah, terjadi peningkatan pelaku UMKM kita,\" terang Kepala Dinas (Kadis) Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskop-UKMP) Bontang, Asdar Ibrahim. Kala disambangi di kantornya, Graha Taman Praja. Jalan M Roem, Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan, Senin (2/9/2019) pagi.
 
Dijelaskan Asdar -- akrab dia disapa, pertumbuhan tersebut sedikit banyak merupakan buah sinergitas yang terjalin baik. Antara Pemkot Bontang dan segenap stakeholder, khususnya perusahaan yang beroperasi di Kota Taman.
 
Sejumlah perusahaan gencar merealisasikan program tanggung jawab  kepada masyarakat (Corporate social responsibility/CSR) atau pengembangan masyarakat (Community development/Comdev), melalui pemberian diklat, pelatihan, pendampingan, dan bantuan permodalan. Tak lain, ini dilakukan untuk senantiasa menghadirkan bibit wirausaha baru di Bontang.
 
Sementara, Pemkot Bontang pun terus melalukan pendampingan dan pembinaan. Dengan memberikan dana bergulir, agar masyarakat dapat mengakses bantuan permodalan dengan bunga relatif rendah. Yakni 5 persen per tahun dari pokok pinjaman. 
 
Adapun jenis usaha yang tumbuh di Bontang bergerak dalam beragam sektor. Seperti pengolahan hasil laut, pembuatan makanan dan minuman dalam bentuk kemasan. Namun paling banyak bergelut di bidang kuliner,\" bebernya.
 
Kedepan, untuk menjaga tren positif ini, Pemkot Bontang akan senantiasa menjaga sinergitas dengan mitra strategis (Perusahaan). Agar target menjadikan Bontang sebagai kota UKM berbasis wisata kelurahan tercapai.
 
\"Alhamdulliah, target menyeluruh kedepan, Bontang dapat menjadi kota UKM berbasis wisata kelurahan. Kami (Pemkot Bontang) uda sinergis dengan perusahaan mendorong hadirnya wirausaha baru di Bontang,\" pungkasnya.
TINGGALKAN KOMENTAR