25 Koperasi di Bontang Bakal Dibubarkan, Ini Daftarnya

UMKM - Zaenul Fanani
04 Januari 2018
25 Koperasi di Bontang Bakal Dibubarkan, Ini Daftarnya Kepala Bidang (Kabid) Koperasi dan UMKM Bontang, Yusran. (ZAENUL/KLIKBONTANG)

KLIKBONTANG.COM- Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dan Perdagangan (Diskop-UKMP) Kota Bontang merilis ada 25 koperasi tidak sehat di Kota Bontang, Kalimantan Timur.

Ke-25 koperasi itu dinyatakan tidak sehat didominasi koperasi simpan pinjam. Penyebabnya ada beberapa hal. Mulai dari tidak melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT), memiliki utang piutang dengan pihak ketiga, hingga keinginan anggota untuk dibubarkan. \"Nantinya koperasi ini akan kami usulkan untuk dibubarkan,\" jelas Kepala Bidang Koperasi dan UMKM Yusran saat ditemui di Kantornya Graha Taman Praja, belum lama ini.

Proses pembubaran koperasi ini melalui tahapan. Mulai dari mengumumkannya di tiga kecamatan. Jika sampai dua pekan tak ada komplain dari pihak koperasi, Diskop-UKMP mengusulkannya ke Kementerian Koperasi dan UKM pemegang wewenang.

\"Tidak seperti sebelumnya pemerintah daerah sendiri dapat membubarkannya. Usulan sudah masuk dari Maret, sekarang diverifikasi sama Kementerian,” katanya.

Pembubaran koperasi tidak aktif ini kata dia bertujuan uutuk menata kelembagaan koperasi agar aktif secara kelembagaan dan usaha koperasi, sehingga didapatkan data valid dalam pembinaan usaha koperasi.

KOPERASI SIMPAN PINJAM KIAN LESU
Kepercayaan masyarakat terhadap Koperasi simpan pinjam akhir-akhir ini semakin berkurang. Hal ini tentu berdampak pada semakin lesunya perkoperasian khususnya yang ada di Bontang.

Plt Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan, UMKM (Diskopdag) Bontang, Karlina melalui Yusran, Kepala Bidang (Kabid) Koperasi dan UMKM menjelaskan salah satu faktor terbesar yang membuat kepercayaan masyarakat kini turun kepada koperasi simpan pinjam adalah karena, banyaknya koperasi-koperasi simpan pinjam di Bontang yang kini tidak aktif lagi, lantaran terjerat kasus sehingga harus gulung tikar alias bangkrut.

“Di Bontang kita tahu bersama ada beberapa penyalahgunaan kewenangan yang dilakukan beberapa badan koperasi akibat efek domino, sehingga berbuntut kepada jalur hukum,” ujarnya.

Namun begitu, ia meluruskan jika adanya kasus tersebut bukan justru membuat image semua koperasi simpan pinjam itu menjadi buruk. Namun Ia beranggapan, jika kasus-kasus tersebut terjadi lantaran ada niat tidak baik dari para pengurusnya.

Dia pun menghimbau kepada masyarakat yang ingin bergabung dalam suatu koperasi, diharapkan jangan asal pilih. Sebab harus mempertimbangkan jika nantinya tidak ingin menyesal.

“Sebelum memilih, kita lihat dulu track record nya dari koperasi tersebut seperti apa. Bahkan sebelum mendaftar, tanyakan saja kepada pengurusnya ataupun kepada anggotanya. Jalan tidak usaha, Jalan tidak programnya, setiap tahunnya mengadakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) apa tidak, atau kalau masih ragu bisa datang ke kami untuk menanyakan. Nanti kami akan bantu rekomendasikan mana-mana saja koperasi yang bisa dipercaya,” jelasnya.

Kendati begitu, Ia tetap yakin jika koperasi yang ada di Bontang bisa terus tumbuh dan berkembang. Jadi tidak hanya diukur dari kuantitas, tetapi juga kualitas dari Koperasi tersebut.

Untuk itu, pihaknya punya target akan membantu memperkuat koperasi-koperasi yang sudah jalan. Sehingga ke depan mampu membuat inovasi-inovasi usaha. \"Kalau usaha itu berkembang, tentu nantinya juga akan menciptakan lapangan pekerjaan,” harapnya. (*) 

25 Koperasi yang diusulkan untuk dibubarkan

1. Koperasi Arjuna
2. Koperasi Artha Pilar
3. Koperasi Perikanan Burana Mandar
4. Koperasi Pengusaha Lokal
5. Koperasi Pekerja Pertagas
6. Koperasi Raysa Mandiri
7. Koperasi Wirausaha YKPP BTG
8. Koperasi Rukun Sejahtera
9. Koperasi Harapan
10. Koperasi Niaga
11. Koperasi Industri Jasa Gunung Sari
12. Koperasi Buana Artha
13. Koperasi Mitra Bersama
14. Koperasi Panca Karya Jaya
15. Koperasi Kayuh Baimbai
16. Koperasi Borneo Mandiri
17. Koperasi Insan Tiga Lima
18. Koperasi Roda Borneo
19. Koperasi Karya Luttu
20. Koperasi Karyawan Perusda AUJ Bahtera
21. Koperasi Karyawan Hotel Equator
22. Koperasi Karyawan UPPT PKT
23. Koperasi Karyawan Baiturrahman
24. Koperasi Sinar Membangun
25. Koperasi Karyawan Bank Mandiri Lok Tuan

TINGGALKAN KOMENTAR